Fashion

News

Food

Sports

Food

Technology

Featured

Videos

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.

Social

Recent Post

Social

Recent Post

SPEKTAKULER !!!...KIM AWARDS 2019

Kemegahan serta warni-warni pakaian adat Nusantara terlihat di ruang Graha Sawunggaling Jalan Jimerto no 25 -27 lantai VI Surabaya, mula...

Home Top Ad

Responsive Ads Here

Cari Blog Ini

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here

Author Details

Templatesyard is a blogger resources site is a provider of high quality blogger template with premium looking layout and robust design. The main mission of templatesyard is to provide the best quality blogger templates which are professionally designed and perfectlly seo optimized to deliver best result for your blog.

Navigation


Culture

Breaking

Gallery

Berita Surabaya

Recent comments

Slider

Random

Recent

My Gallery

Pengikut

Random Post

Recent

Pojok Krembangan

Pojok Krembangan

Facebook

Sponsor

AD BANNER

Recent News

About Me

authorHello, my name is Jack Sparrow. I'm a 50 year old self-employed Pirate from the Caribbean.
Learn More →

Technology

Recent

Connect With us

Comments

Facebook

Recent Tube

Pojok Krembangan

Berita Surabaya

Kegiatan KIM

vidio


Kemegahan serta warni-warni pakaian adat Nusantara terlihat di ruang Graha Sawunggaling Jalan Jimerto no 25 -27 lantai VI Surabaya, mulai pukul 07.30 WIB. membuat Ruangan Graha Sawungaling  terasa sekali suasana Ke Bhinneka Tunggal Ika an nya, karenakan orang-orang yang hadir mengenakan pakaian baju adat Nusantara Indonesia yang beraneka ragam corak warnanya sehingga membuat siapapun akan takjub melihat kecantikan keaneragaman budaya baju adat Nusantara.


Dinas Komunikasi  dan Informatika Pemerintah Kota Surabaya mengadakan acara yang sangat spektakuler yaitu : KIM AWARDS 2019.

Dalam Acara Kim Awards 2019 ini salah satu acaranya adalah pengumuman pemenang lomba yang diadakan oleh Kominfo Kota Surabaya antara lain lomba yang diadakan adalah :Lomba Kim Berprestasi, Lomba Blog, Lomba Vlog serta Lomba Iklan Layanan Masyarakat. Lomba ini diselenggarakan sebagai apresiasi serta tolak ukur untuk evaluasi bagi Kim-kim yang ada di Kota Surabaya dan sebagai Hadiahnya di persiapkan Tropy serta Uang puluhan juta rupiah untuk penambah semanggat bagi para pegiat Sosial Informasi Masyarakat Kota Surabaya.


tiga dari kiri ke kanan Kadis Kominfo (Bpk Fikser) , Ketua Forum Kim Kota ( Anis Sofyan) , Kabid Kominfo ( Ibu Puri) 


Acara tersebut diatas dihadiri oleh para Lurah dari 154 kelurahan dan Camat dari 31 Kecamatan Se-Kota Surabaya, dimana acara tersebut di buka oleh Bapak Muhammad Fikser, AP, MM Selaku Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Pemerintah Kota Surabaya yang baru aja dilantik oleh Walikota Surabaya.
Bapak Kadis Kominfo berkata : "Kim adalah ujung tombak informasi yang apa telah di bangun oleh walikota, oleh sebab itu kita wajib menjaga dan menginformasikan apa yang sudah dicapai pemerintah dalam pembangunan kota ini dengan pemakaian APBD ini, karena sebagai bentuk pertangung jawaban secara publik kepada Warga kota Surabaya. Kedepan Kim juga akan diberdayakan lebih baik untuk menyampaikan informasi dengan memberikan akses ditingkat Kelurahan dan kecamatan untuk Kim sebagai agen informasi dan pendampingan terhadap kim agar kim bisa berperan penting di dalam era teknologi informatika ini."

Demikian Bapak Fikser menyampaikan pidato pembukaan beliau saat acara Awarding Kim 2019 di depan para Undangan yang hadir.



Yang tidak kalah hebohnya adalah acara penyerahan SK Forum Kim Kota Surabaya periode 2019-2021 oleh Bapak Kadis Kominfo Bpk Fikser dan penyematan ID Card serta pemakaian Rompi secara simbolis ke ketua Kim yang dilakukan oleh Kabid Kominfo Ibu Puri, sehingga tak terasa kami semua pegiat Kim merasa terharu bercampur bangga, bahwa selama ini keberadaan kami yang selalu dianggap sebelah mata ditingkat Kelurahan sekarang perlahan tapi pasti peranan Kim kedepan semakin Dibutuhkan dengan Usaha yang telah Dilakukan Kominfo kepada kami para pegiat Sosial Infomasi .

Semoga amanah dan tugas mulia ini bisa dilaksanakan oleh para pegiat Kim agar bisa sesuai harapan semua pihak  dan tak lupa ucapan terima kami dari saya pribadi dan mewakili semua Para pegiat Informasi Masyarakat Kota Surabaya kepada Dinkominfo Kota Surabaya yang tidak bisa kami sebutkan satu persatu.


 peran serta kim pelangi dalam lomba jadi masuk Nominasi 

bersama Bapak Lurah Krembangan Selatan

foto bersama  Kim Pelangi Bpk Camat Krembangan dan Bpk Camat Asemrowo


Dibawah ini adalah moment dokumentasi saat pemberian Tropy untuk para pemenang lomba yang di para pegiat Kim



Para juara Kim berprestasi

Para juara ILM


Juara Blog



Juara Vlog


Busana terbaik


Daftar List Juara Lomba :

Lomba VLOG
Juara 1      :  Kim Nyampulungan
Juara 2      :  Kim Mojo
Juara 3      :  Kim Mesem


Lomba BLOG
Juara 1      :  Yanuar Yudhatama ( Kim Manunggal Media)
Juara 2      :  Rizki Rahmadianti ( Kim Swaraguna )
Juara 3      :  Suwardi  ( KIm Pelangi Krembangan )

Lomba I L M 
Juara 1      :  Kim Mojo
Juara 2      :  Kim Mesem
Juara 3      :  Kim Karung Media


Anugerah Kim Berprestasi
Juara 1      :  Kim Mesem
Juara 2      :  Kim Mojo
Juara 3      :  Kim Gat Media

Salam informasi
~ Suwardi

Alhamdulillah Kecamatan Krembangan  mengikuti lomba Surabaya Gender Award yang diadakan oleh dinas DP5A selama 2 hari, Mulai tanggal 15 -16 Oktober 2019, mulai pukul 10.30 - 17.00 yang berlokasi di lantai  LG   ITC.

Surabaya Gender Award (SGA) merupakan acara tahunan dari bidang Pemberdayaan  Perempuan , DP5A kota Surabaya.



Perwakilan dari kecamatan di pimpin langsung oleh kasi kesra kecamatan Krembangan ibu Emi.

Program ini diadakan dengan tujuan untuk memberi penghargaan kepada masyarakat yang terlibat dalam memudahkan dan memahamkan gender terhadap masyarakat luas, yang diwakili oleh kader di tiap kecamatan se-Kota Surabaya.



Kemeriahan acara Surabaya Gender award ini diisi dengan lomba Gender voice,  Jula Juli, lomba focus discussion,  lomba Gender campaign dan untuk acara puncaknya nya tanggal 16 Oktober 2019 akan ada hadiah Awarding untuk masing-masing lomba,  termasuk serangkaian lomba yang telah dilaksanakan sebelum acara awarding ini berlangsung yaitu lomba gender campaign yang yang sebelumnya telah dilakukan seleksi pada tanggal 4 Oktober 2019

Dan Alhamdulillah team Lomba dari kecamatan Krembangan bisa masuk 3 nominasi untuk tiga macam lomba dan mendapat juara sesuai yang di infokan oleh bu Emi  selaku pimpinan team lomba dan kasi Kesra Kecamatan Krembangan yg di bantu oleh Mbak Krisna staf nya...




Semoga jerih payah dari team lomba kecamatan Krembangan yang memperoleh gelar juara bisa di aplikasikan, karena itu semua awal dari perjuangan agar yang kita dapat bisa ditularkan ilmu dan pengalamannya agar bisa bermanfaat  warga Krembangan....
Wassalam...🙏🙏
 salam informasi (~suwardi)


Pada hari Sabtu ,12 Oktober 2019 saat saya dalam perjalanan ke Taman Flora Bratang untuk mengikuti acara pelatihan blog yang diselenggarakan teman-teman Forum kim kota yaitu acara :Sabtu Isuk Ngeblog Bareng (Sigar) pembuatan blog langsung ditempat bagi yg belum memiliki blog ,untuk Lokasi di blc taman flora/di blc kelas. Mojo.

Saat melintas di perempatan TL antara Samsat,dan Karangmenjangan saat melihat poster yang sangat menarik hati saya.




Ternyata ada dua poster, poster pertama adalah berisi pembebasan pajak kendaraan bermotor.

Dan poster kedua adalah pembayaran nya sangat gampang dan dipermudah dengan syarat membawa ktp asli dan Stnk asli dan bisa di bayar di Indomaret.

Ayok dulur-dulur ku arek Suroboyo...jadilah warga Suroboyo sing taat mbayar pajak Supoyo Pembangunan Kota Suroboyo yoo nggak terhambat.
Opo maneh saiki syarate gampang lan di permudah dulur....👌😀



Salam dari kim pelangi...
Selalu memberi informasi....
Menjadi Cahaya Negeri..


Wassalam
~suwardi

#pemprovjatim
#aslisuroboyo
#banggasurabaya
#lovesurabaya
#sapawargaSby
#pesonasurabaya
#surabayaexplorer
#kobarkankebaikan
#Suroboyosolid
#suroboyombois
#kimpelangikrembangan
#kimkotasurabaya
#kimindonesia
#indahnyaberbagi
#trirismaharini
#kabarsurabaya
#suarasurabaya
#Surabayadigitalcity


 *UNTUK PEMBANGUNAN KOTA SURABAYA YANG LEBIH BAIK* 💪☺🇮🇩🇮🇩🇮🇩🌈🌈🌈



Persatuan dalam keberagaman bisa terwujud meskipun hanya berkumpul di warung kopi. Masyarakat dari lintas agama dan suku duduk dalam satu meja dengan satu pemikiran yaitu ingin makan, minum dan mengobrol. Perbedaan bukanlah sesuatu yang harus dipermasalahkan. Apabila kita mengedepankan satu hati, satu misi, dan satu frekuensi. TIDAK PERLU SEDARAH UNTUK JADI SAUDARA !!!!! 💪😎🇮🇩🇮🇩🌈🌈


Sebelum Pembukaan kegiatan Jatim Kominfo Festival 2019 yang nanti akan dilaksanakan pada pukul 19.00 WIB di GOR Ki Mageti, Kabupaten Magetan oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, terlebih dahulu di laksanakan Grand Final Lomba Cerdik Cermat Komunikatif mulai pukul 10.00 WIB di Halaman GOR Ki Mageti.
Empat KIM (Kelompok Informasi Masyarakat) yang bertanding antara lain : KIM Mesem Surabaya, KIM Surya Harapan Pasuruan, KIM Anyelir Kejuron Madiun, KIM Pena Pacitan, di halaman GOR Ki Mageti

Kim Mesem saat Menerima Tropy Juara



Alhamdulillah Kim Mesem bisa keluar menjadi juara Lcck Jatim 2019, ini semua tidak terlepas dari keberhasilan Diskominfo Kota Surabaya dalam memberikan pembinaan untuk Kim-kim yang ada di kota Surabaya  yang langsung di komandoi oleh kabidnya ibu Puri. Sehingga Tradisi Juara 1 Lcck bisa terwujud serta membawa kembali tropy Juara Lcck Jatim 2019.

dan di bawaH ini ungkapan rasa syukur ibu Puri ( Kabid Diskominfo Kota Surabaya) untuk semua pegiat Kim yang ada di kota Surabaya via group WA Forum kim Kota Surabaya :

"Teman2 terimakasih atas dukungan dan doanya. Alhamdulillah KIM Mesem juara, Terimakasih atas kerjasamanya teriring doa semoga panjenengan semua senantiasa sehat dan tetap semangat.. Khusus KIM Mesem selamat atas prestasinya..."

Foto Bersama Dinkominfo Kota Surabaya dan Forum Kim Kota 

Komunikasi menjadi salah satu bagian penting dalam menumbuhkan toleransi antar masyarakat. Hal itu dapat terwujud jika aktifitas komunikasi itu menghasilkan informasi yang sehat. Semangat itu yang ingin diangkat dalam pelaksanaan Jatim Kominfo Festival (JKF) yang dipusatkan di GOR Ki Mageti, Magetan mulai hari ini, Selasa (1/10).

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Jatim Ardo Sahak menjelaskan, festival ini akan mejadi ruang untuk mengedukasi masyarakat terhadap perkembangan teknologi informasi dan berbagai media informasi yang beredar di masyarakat. Selain itu, festival ini juga diharapkan untuk dapat mengungkit peran Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) dalam menjalankan peran dan fungsinya

“Festival ini akan dibuka langsung oleh ibu Gubernur Jatim Khofifah. Akan ada berbagai kegiatan di sana, mulai dari kompetisi media sosial, pertunjukan seni dan pameran program unggulan Kominfo se Jatim,” tutur Ardo saat dikonfirmasi kemarin.


Sementara itu, Kabid Komunikasi Publik Dinas Kominfo Jatim Danu Ardhiarso menambahkan, salah satu sub tema yang diangkat dalam festival ini adalah komunikasi untuk toleransi. Hal itu dilakukan dengan harapan untuk menunjukkan pada masyarakat, bahwa toleransi bisa diwujudkan jika terjadi komunikasi yang lancar dan informasi yang sehat.

“Salah satu cara kita untuk mendesiminasi informasi adalah dari media mainstream kini juga bisa melalui pegiat media sosial dan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM). Selain itu, kesenian juga dapat digunakan untuk menyampaikan pesan toleransi kepada masyarakat,” ungkap dia. Karena itu, lanjut Danu, dalam JKF ini juga akan ada berbagai pertunjukan budaya yang berisi pesan-pesan tentang toleransi.




Suporter Militan dari Forum Kim Kota Surabaya



Salam dari kim pelangi...
Selalu memberi informasi....
Menjadi Cahaya Negeri....

Untuk Pembangunan Kota Surabaya yang lebih baik

Wassalam
~Suwardi
💪😀🇮🇩🇮🇩🇮🇩🌈🌈

Tahun Baru Islam ditandai dengan masuknya tanggal 1 Muharram yang bertepatan dengan 1 September 2019. Bulan Muharram memiliki keutamaan yang besar. Umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak amalan di Bulan Muharram.

Bulan Muharram merupakan bulan pertama dalam kalender Hijriah yang dihitung berdasarkan revolusi bulan. Nabi Muhammad SAW menyebut bulan Muharram sebagai Syahrullah atau berarti Bulan Allah.


  • Allah melarang umat Islam untuk berbuat kerusakan, terutama di bulan ini, lantaran keutamaan bulan Muharram adalah bulan suci, sesuai dengan firman Allah dalam Alquran Surat At Taubah ayat 36.






Alhamdulillah ..Takmir Masjid Baitul Ma'mur (Ketua H.Ismail) yang bertempat di Jln. Krembangan makam no 02 Surabaya telah menyelenggarakan suatu acara Bakti Sosial Khitanan Massal untuk menyambut peringatan Hari Besar Islam 1 Muharram 1441 H.pada hari Sabtu 28 September 2019, pukul 07.00 s/d Selesai.

Dan acara tersebut di Hadiri oleh Wawali Kota Surabaya Bapak  Wisnu Sakti Buana ,ST ,Camat Krembangan Bpk.Agus Tjahyono,S.STP, M.Si, serta Kasi Kesranya Ibu Emy dan juga  Ketua Baksos'e Suroboyo Bpk Drs.Bambang Udi Ukoro, SH, M.Si, Lurah Krembangan Selatan Bpk. Sudirman dan seluruh para RW yang berada di wilayah Kelurahan Krembangan Selatan.termasuk pak Rw 12 ( Bpk. Edi Joko Prasetyo) dimana Masjid Baitul Ma'mur berada.









Acara tersebut berlangsung sangat meriah yang di ikuti oleh 60 peserta dan di tangani oleh 2 Dokter dibantu 5 mantri.
Dimana setiap anak yang sudah dikhitan mendapat : Sertifikat, Uang Tranport, Goodie bag.
Ada pengalaman yang menarik dimana salah satu ibu dari anak yang akan dikhitan menanggis, sedangkan anaknya sendiri tdk menangis.



Rasa Bangga dan haru terpancar di setiap wajah orang tua, yang anak nya selesai di khitan, walaupun banyak anak yang menangis saat di khitan, sampai mereka mengucapkan rasa terima kasih kepada penyelenggara  tiada henti terharu.karena sudah menunaikan salah satu tugas dari orang tua yang memiliki anak laki yang wajib di khitan sesuai hukum Islam.

Demikian informasi yang bisa kami sampaikan atas nama kelompok Informasi Masyarakat Krembangan Kim Pelangi...
Wassalamu'allaikum wr wb
~suwardi

Negara Kesatuan Republik Indonesia merupakan negara kepulauan. Dimana wilayahnya terdiri atas banyak pulau dari Sabang sampai Merauke dengan latar belakang budaya yang berbeda-beda. Dengan setiap daerah memiliki seni yang berbeda dengan daerah lainnya, dan memiliki karakteristik ciri khususnya masing-masing.  Itulah yang menyebabkan negara Indonesia memiliki banyak keanekaragaman.

Keanekaragaman tersebut bisa kita lihat di salah satu kota yang berada di wilayah Jawa Timur yaitu Kota Surabaya atau lebih dikenal sebagai Kota Pahlawan.



Keberagaman di Surabaya sudah banyak dibuktikan dalam sejarah panjang kotanya. Hal ini terbukti dari beragam benda peninggalan yang sampai saat ini masih tersimpan di petilasan dan museum, mulai dari Arca Jogo Dolog hingga Museum 10 Nopember yang erat kaitannya dengan Hari Pahlawan. Kota ini dulunya juga dipergunakan sebagai tempat penyeberangan terpenting di Indonesia dan menjadi tempat persinggahan para pedagang dari berbagai suku, ras, agama, maupun profesi. Tak hanya itu, Surabaya juga menjadi salah satu destinasi wisata religi di Indonesia dengan beragam keindahannya. Meski Islam menjadi agama mayoritas, kerukunan umat beragama di Surabaya masih sangat terjaga dapat dilihat dari beragam bangunan tempat ibadah, yang bukan hanya unik dan punya ciri khas, tapi juga menjadi wujud nyata kerukunan antar umat beragama, seperti Masjid Agung Al-Akbar Surabaya yang berlokasi di Jalan Mesjid Agung Timur, Pagesangan, Jambangan ; Pura Agung Jagat Karana yang berlokasi di Jalan Ikan Lumba-Lumba, Perak Barat ; Gereja Bethany Surabaya yang berlokasi di Jalan Manyar Rejo ; Kelenteng Hong Tiek Hian yang berlokasi di Jalan Nyamplungan ; Patung Buddha 4 Wajah yang berlokasi di kawasan Pantai Ria Kenjeran.



Belum lama ini, pada tanggal 17 Agustus 2019 Kota Surabaya juga ikut memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-74 tahun dengan mengadakan Upacara Bendera di beberapa tempat. Alhamdulillah saya turut hadir mengikuti Upacara Bendera tersebut yang dilaksanakan di Balai Kota Surabaya sekaligus untuk menerima piagam dan trophy pemenang lomba fotografi Surabaya Mencari Bakat Anak 2019. Setelah upacara pengibaran bendera berlangsung ternyata ada sajian teatrikal dari gabungan anak-anak sekolah dasar maupun sekolah menengah pertama yang ada di wilayah Kota Surabaya.

Didalam teatrikal tersebut menyampaikan bahwa pada saat Indonesia merdeka, Proklamasi di kumandangkan di Radio Yumna dalam bahasa Jawa dan Madura. Nainggolan pemuda batak dari kesatuan polisi istimewa mendengarnya. Pemberani itulah pengibar sang saka merah putih di bumi Surabaya. Merayakan suka cita di angkasa raya.  Komandan polisi istimewa Moch. Yasin Jong Bugis Makassar memimpin pejuang-pejuang yang berdarah nusantara untuk mempertahankan kemerdekaan di Kota Surabaya. Sesungguhnya Surabaya adalah Indonesia dan Indonesia adalah Surabaya. Kehormatan Republik Indonesia dipertaruhkan di Kota Surabaya ini, pertempuran1 Surabaya menjadi bukti “Bhinneka Tunggal Ika” yaitu berbeda-beda tetapi tetap satu jua. Bukan hanya arek-arek Suroboyo yang berperang menghadapi penjajah. Tetapi, para pemuda Maluku, Sumatra, Kalimantan, Bali, Sulawesi, semuanya ikut bertempur di garis depan satu perjuangan, satu darah, dan satu Indonesia.

Dari penjelasan di teatrikal tersebut dapat kita ambil kesimpulannya. Bahwa ternyata Kota Surabaya sejak dahulu sudah mewujudkan Unity in Diversity sampai sekarang selama 74 tahun. Saya sebagai generasi muda, sangat bangga bisa menghadiri acara tersebut karena dapat menjadi suatu pembelajaran apa arti penting dari persatuan dalam keberagaman. Persatuan dapat terwujud jika keanekaragaman sudah tidak menjadi penyebab membeda-bedakan latar belakang seseorang. Seharusnya keanekaragaman menjadi tolak ukur sejauh mana kita bisa menghargai orang lain meskipun orang tersebut berasal dari suku, agama, ras yang berbeda. Dari sejarah dan teatrikal diatas 74 tahun yg lalu di Kota Surabaya, semua pemuda tanpa mengenal perbedaan bersatu untuk mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia sehingga Surabaya disebut Kota Pahlawan.

Disadari atau tidak, bangsa Indonesia saat ini sedang menghadapi sebuah pergeseran budaya yang cenderung mengancam budaya-budaya luhur bangsa Indonesia. Pergeseran ini sangat memprihatinkan karena kalangan anak muda yang cenderung melakukan adopsi budaya asing yang bukan saja bermuara kepada ancaman terhadap keutuhan negara, akan tetapi juga persatuan dan kesatuan bangsa, sehingga apapun alasannya kita sebagai generasi penerus bangsa wajib bertanggungjawab untuk menjaga persatuan demi kejayaan bangsa indonesia yang kita cintai ini demi terpeliharanya keutuhan dan persatuan bangsa Indonesia.
(-Lovyta)

#keberagamanmasyarakat
https://surabaya.go.id/id/
Facebook: Sapawarga Kota Surabaya
Instagram: https://instagram.com/sapawargasby?igshid=34nxi2ahid9i
Twitter: @SapawargaSby