Alhamdulillah pada hari Kamis, 31. Maret 2022 Foodbank Of Indonesia (FOI) Surabaya telah melaksanakan Rapat Koordinasi tahun ini di Wisata Bahari Sontoh Laut Kel. Tambaksarioso Kecamatan Asemrowo.Dimana Kawasan Sontoh laut tersebut adalah Salah Satu Destinasi Wisata yang berada di Wilayah Surabaya Barat.
Bapak Muji Basuki selaku Ketua Foi Surabaya mengatakan bahwa " Foi hadir di tengah-tengah masyarakat Surabaya adalah untuk membantu memutus kesenjangan pangan dengan membagikan makanan maupun susu dari beberapa Donasi yang bekerja sama dengan FOI kepada masyarakat Kota Surabaya".
Dan tidak hanya donasi berupa makanan aja tetapi Foi Surabaya ada program yang juga sejalan dengan program Pemerintah Kota Surabaya terkait masalah menekan angka anak-anak Stunting dengan cara menyalurkan bantuan Susu bubuk dari beberapa perusahaan yang memproduksi susu,Contohnya dari Nestlรจ dan Frisian Flag kepada anak - anak Stunting dan itu menjadi salah satu progam andalan dan target dari Foi Surabaya selain pembagian donasi dari superindo
Terbukti di Kelurahan Kalijudan sudah zero anak Stunting, di Kelurahan Krembangan Selatan juga berkurang anak stuntingnya yang data awal 17 anak sekarang menjadi 11 anak Stunting .
Serta di Kelurahan Karangpilang FOI dengan mengandeng ketua LPMKnya untuk mengatasi anak Stunting bisa menjadi program Unggulan dan mampu menjadi Juara BBGRM Tahun 2022 tingkat Kota Surabaya.
Satu lagi juga pemberian susu bagi ibu--ibu hamil . Dan semua bantuan tersebut diberikan khususnya kepada warga Surabaya yang memang membutuhkan atau dari keluarga yang kurang mampu.
"Karena Foi hadir untuk mengatasi atau memutus kesenjangan pangan yang terjadi di masyarakat" ujar M.Basuki
Salam Pangan Untuk Harapan Pangan Untuk 6Semua✊๐ผ๐๐ฎ๐ฉ
#ericahyadi
#foodbankofindonesia
#foodbankid
#foisurabaya
#salampanganuntukharapan
#surabayamemanggil
#surabayamengajar
#majuterussuroboyo
#aslisuroboyo
#banggasurabaya
#lovesurabaya
#sapawargaSby
#pesonasurabaya
#surabayaexplorer
#Suroboyosolid
#suroboyombois
#trirismaharini
#kabarsurabaya
#suarasurabaya
Alhamdulillah pada hari Sabtu 05 Maret 2022, Koran Nasional JawaPos edisi terbit hari ini mengulas terkait Perwali 110/2021 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di Surabaya mulai diberlakukan pada Juli mendatang. Peraturan itu dibuat untuk membebaskan area umum dari asap rokok. Di antaranya, taman, perkantoran, pusat perbelanjaan, dan jalan umum area permukiman.
Guna menyukseskan aturan tersebut, sejumlah kecamatan di utara mulai menyurvei lingkungan yang memiliki potensi untuk dijadikan KTR.
Dengan demikian, permukiman tidak hanya steril dari asap rokok. Penghijauan dan pembudidayaan tanaman bisa dilakukan sekaligus. ’’Jadi, masyarakat bisa komplet merasakan dampak positifnya. Yakni, sehat dan bisa memproduksi serta menjual hasil alam,’’ kata Ario.
Saat ini terdapat tiga proklim di lingkungan kerjanya. Tiga titik itu berada di RT 3, 7, dan 10, RW 3, Kelurahan Perak Barat.
Di berbagai wilayah, Perwali 110/2021 terkait kawasan tanpa rokok (KTR) telah disosialisasikan kepada warga setempat. harapan berikutnya, para pengurus RT/RW diminta menerapkan aturan anyar itu pada setiap lingkungan masing-masing. Sehingga warga juga turut berperan aktif mewujudkannya.
Sumber foto dan berita dari :
JawaPos.com- , Edisi terbit Sabtu 05 Maret 2022
Perwali 110/2021
1. E-Peken
Aplikasi e-commerce Pemerintah Kota Surabaya yang menjual produk UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) dan toko kelontong, aplikasi ini menghubungkan penjual dengan konsumen secara cepat di era pandemi tanpa harus berinteraksi secara langsung.
2. Sayang Warga
Aplikasi Sistem Layanan Pendampingan dan Perlindungan Warga Kota Surabaya merupakan sistem pendataan yang bertujuan untuk mengidentifikasi permasalahan yang ada di lapangan. Dari hasil pendataan itu, PemKot berharap dapat memberikan intervensi yang lebih cepat dan tepat sasaran untuk masyarakat Kota Surabaya.
3. WargaKu
Aplikasi WargaKu merupakan sebuah aplikasi yang dikembangkan oleh PemKot dalam rangka memberikan pelayanan kepada warga Kota Surabaya sebagai media komunikasi (untuk mencurahkan kritik, keluhan, hingga laporan terkait beberapa persoalan) antara warga dan Pemerintah Kota Surabaya.
4. SIMBR
Sistem yang memfasilitasi pemutakhiran data dan untuk mendata warga MBR di wilayah RT/RW lingkungan tempat tinggal.
5. Lontong Kupang, ACO-ERI, dan Sidak Pasukan
Hasil kolaborasi antara Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), bersama Pengadilan Agama (PA) Surabaya dan Kementerian Agama (Kemenag). Melalui aplikasi ini, warga dapat mengurus peradilan terkait pernikahannya yang belum dilaporkan secara resmi ke Kantor Urusan Agama (KUA) dan Disdukcapil. Warga cukup mendaftar melalui aplikasi tersebut warga juga bisa mengakses layanan pendaftaran gugatan atau permohonan cerai melalui aplikasi "ACO-ERI" yakni pusat aplikasi pendaftaran e-court secara online yang terintegrasi dengan PA Surabaya. Sedangkan, aplikasi bertajuk "Sidak Pasukan" merupakan Sistem Integrasi Data Kependudukan Pengadilan Agama Surabaya & Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.
6. Si Bunda
Aplikasi 'Si Bunda' tersebut berfungsi sebagai sarana komunikasi digital antara guru PAUD se-Kota Surabaya. Nantinya, apabila para guru mengalami kendala saat mengajar di PAUD bisa mencari solusinya melalui aplikasi tersebut.
7. SSW Alfa
Aplikasi SSW (Surabaya Single Window) Alfa ini diharapkan bisa membantu kemudahan proses perizinan dan usaha di Kota Surabaya.
Aplikasi yang mempermudah proses perizinan pemasangan reklame di Kota Surabaya,
9. Swargaloka
Suara Warga Mengelola Kebutuhan Adminduk (Swargaloka) membuat Walikota Surabaya (Bapak. Eri Cahyadi) semakin yakin, bahwa pelayanan kependudukan bisa berhenti di tingkat Kelurahan. Bila hal itu tercapai, berarti semua pelayanan sudah dekat dengan masyarakat warga bisa mendapat pelayanan Adminduk cukup menggunakan aplikasi online. Jadi bisa diakses dirumah atau dimana saja.
10. Klampid Surabaya
Situs layanan resmi milik Dispendukcapil. Aplikasi ini berisi syarat dan ketentuan bagi seluruh penduduk Kota Surabaya yang menggunakan layanan untuk menerbitkan dokumen kependudukan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Surabaya.
11. Lontong Balap
Layanan Terpadu One Gate System Bersama Dispendukcapil Surabaya dan Pengadilan Negeri Surabaya. Dengan tujuan untuk lebih membahagiakan masyarakat Surabaya, yang sangat membutuhkan dokumen kependudukan yang prosesnya.
12. Pandawa Lima
Di dalamnya terdapat :
- Puntadewa : (Pendataan Penduduk Permanen Non WNI). Non permanen merupakan penduduk KTP berdomisili luar Kota Surabaya yang tinggal di Kota Surabaya.
- BImasena : Untuk mengajukan perbaikan data RT dan RW agar valid dan akurat.
- Nakula : (Nata Administrasi Keluarga untuk Laporan Keluarga) merupakan aplikasi untuk mengurus akta kematian dan ke depannya juga dapat digunakan untuk mengurus akta kelahiran.
13. Peduli Lindungi
Aplikasi untuk melihat sertifikat vaksin maupun scan barcode ketika akan memasuki wilayah atau tempat umum.
Aplikasi untuk perbaikan sertifikat vaksin jika data sertifikat vaksin salah atau sertifikat vaksin belum terbit di aplikasi Peduli Lindungi, kesalahan penulisan data identitas, dan keluhan lainnya.
15. Musrenbang
Aplikasi ini dibuat dikarenakan latar belakang banyaknya usulan yang masuk dalam bentuk cetak (hard copy), proses rekapitulasi yang lama dan anggaran yang diberikan tidak tepat sasaran, maka dari itu PemKot Surabaya khususnya BAPPEKO meluncurkan Aplikasi Musrenbang agar mempermudah RT, RW, LPMK maupun pihak Kelurahan.
16. MBR+ Surabaya
Aplikasi MBR+ Surabaya adalah aplikasi pengolahan data Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) Kota Surabaya yang berfungsi untuk pemberitahuan kepada OPD terkait mengenai permohonan Surat Keterangan Miskin (SKM) atau Surat Keterangan Bantuan Kesehatan (SKBK) yang diajukan oleh Masyarakat Kota Surabaya yang membutuhkan. Selain itu juga digunakan oleh RW untuk keperluan entri laporan RW, Usulan RW, melihat data MBR dan masyarakat tertentu per RW.
Aplikasi data lawan Covid-19 yg digunakan oleh Ketua RW Setempat atau Ketua Satgas Covid-19 tingkat RW.
18. Kalimasada
Aplikasi untuk 4 layanan adminduk melalui Ketua RT setempat antara lain :
1. Akte Kelahiran
2. Akte Kematian
3. Pindah Masuk
4. Pindah Keluar
Setelah dilantik bersama 1400 pejabat lingkungan oleh Pemkot Surabaya.Ibu Sumadalana S.Sos Alhamdulillah mendapat amanah untuk menjadi Lurah Kembangan Selatan, Dimana beliau yang seorang PNS yang sehari-hari sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris di Kelurahan Gading Kecamatan Tambaksari.
Sosok Ibu yang murah senyum ini setelah dilantik dan belum genap satu minggu sudah langsung tancap gas menjalankan kepercayaan yang diberikan oleh Bapak Walikota Surabaya Eri Cahyadi untuk menjalankan tugas sebagai pemangku wilayah Lurah Kembangan Selatan dengan meluncurkan program " Ghethuk Klanting Mbak Anna".....๐ค
Dimana beliau Lurah Krembangan Selatan ini, ingin meningkatkan kualitas pelayanan di Kelurahan yang lebih responsif dan solutif dengan program Mbak Anna yang memiliki arti Meneruskan keBaikan Krembangan dengan layAnan yang NyamAn.
Beliau juga langsung berkoordinasi dengan seluruh unsur yang ada, Baik dengan para staf Kelurahan, LPMK, RW dan RT melalui grup WA paguyuban para pengurus kampung yang ada di Kembangan Selatan.
Ibu Lurah atau yang lebih akrab dipanggil Ibu Ana ini juga selalu murah senyum saat kita jumpai di Kelurahan Krembangan Selata ini ingin dengan program Mbak Anna nya kolaborasi dengan Ketua LPMK Kembangan Selatan. Bisa meneruskan kebaikan Krembangan dengan memberikan layanan yang nyaman.
Ibu Lurah Krembangan Selatan memiliki harapan agar pelayanan di Kelurahan Krembangan Selatan bisa ditingkatkan kualitas pelayanannya yang lebih baik responsif dan solutif
Dan satu lagi inovasi gebrakan dari ibu Lurah yang baru menjabat belum satu minggu kerjasama Kolaborasi dengan LPMK Krembangan Selatan dan Foodbank Of Indonesia (FOI) ini meluncurkan program GHETUK KLANTING = Gerakan Turun Kelurahan Kewarga Tekan ANgka stunTING.
Di mana program ghetuk klanting tersebut harapan Ibu Ana benar-benar memberdayakan dan mengajak para tokoh masyarakat dan warga serta seluruh pihak terkait bergotong royong agar bisa mencegah angka stunting di mana program walikota juga menginginkan di Surabaya bisa tercapai target pemkot untuk Zero stanting di Kota Surabaya yang kita cintai ini.
Semoga dengan kehadirannya Lurah baru di Krembangan Selatan dan di awal Tahun baru 2022 Krembangan Selatan dengan programnya Ghetuk Klanting Mbak Anna bisa memberikan layanan yang terbaik untuk warga Krembangan Selatan khususnya dan warga Surabaya pada umumnya demi pembangunan Kembangan Selatan yang lebih baik lagi...Aamiin Allahuma Aamiin๐๐
Salam informasi (Suwardi)
Langit kota Surabaya tampak mendung pada hari Rabu 01 Desember 2021 dan jarum jam menunjukan pukul 15.15 WIB.
Forum Komunikasi (Forkom) LPMK Kota Surabaya mendampingi beberapa orang perwakilan modin se Surabaya untuk menyambangi rumah dinas Ketua DPRD Kota Surabaya bapak Adi Sutarwijono di jalan Porong no 1 belakang masjid Al-Falah Kota Surabaya.
Kedatangan rombongan tersebut di sambut sangat hangat dan penuh rasa kekeluargaan oleh Ketua DPRD Surabaya.
Pasca pengesahan APBD tahun 2022 oleh Pemkot dan DPRD tepat pada peringatan Hari Pahlawan , Rabu 10 November 2021.Dimana total anggaran yang disahkan mencapai Rp.10,4 triliun
Yang paling menonjol adalah soal kenaikan honor modin, beasiswa untuk siswa SMA dan SMK dan pembelian seragam untuk siswa SD dan SMP," jelas pak Awi panggilan akrab beliau..
Menurutnya, soal beasiswa bagi siswa SMA dan SMK itu sudah menjadi ide DPRD Surabaya sejak lama. Termasuk pula soal pembelian seragam gratis untuk siswa SD dan SMP sebanyak 46 ribu.
"Itu hasil temuan kami dan pemkot di lapangan, sehingga kami sepakat untuk membuat kebijakan tersebut," katanya.
Kedatangan rombongan perwakilan modin se Surabaya tersebut yang didampingi oleh Forkom LPMK Kota Surabaya adalah ucapan Terima Kasih para Modin Surabaya kepada pak Adi Sutarwijono selaku Ketua DPRD Surabaya dan juga Ketua DPC Partai PDI Perjuangan (PDIP) Kota Surabaya.
Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono menyampaikan anggaran APBD 2022 berbeda dari sebelumnya karena ada alokasi pada kenaikan honor modin dan pemberian beasiswa pada siswa kategori MBR. “Pertama, soal kenaikan modin, itu dari hasil reses kami, banyak modin yang mengeluhkan honor RT naik tapi modin tidak dan itu kita sepakati,” ujarnya.
Dan wajah terharu para Modin yang hadir di rumah dinas pak Adi Sutarwijono saat menyampaikan ucapan terima kasih kepada Beliau dan juga kepada Pemkot Surabaya yang telah memikirkan kesejahteraan para Modin dengan menaikan honor mereka sebesar 100% dari Rp 400.000 ,- menjadi Rp 800.000,- .
Hingga tidak terasa silaturahim dan obrolan yang begitu hangat antara perwakilan Modin dan ketua DPRD Surabaya itu tak terasa sudah hampir 1 jam lebih karena terlihat keakraban serta kekeluargaan yang nampak dalam acara silahturahim tersebut.( Suwardi )







